Penelitian dan Pengembangan

Budidaya Tanaman Sayuran Sistem Hidroponik

Pada bulan April 2017 Yayasan Pelestarian Alam dan Kehidupan Liar Indonesia/IWF telah melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan yaitu budidaya tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik. Adapun alat dan bahan yang digunakan pada kegiatan budidaya tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik ini antara lain : Wadah menggunakan pipa PVC diameter 4 inci yang dipasang bertingkat, net pot ukuran 4 cm, roockwool, kain planel, pupuk/nutriri AB mix, penggaris, serta bibit sayuran berupa kangkung dan pakcoy. Sistem hidroponik yang digunakan pada kegiatan budidaya tanaman sayuran di IWF mengguanakan NFT (Nutrient Film Technique). Sistem ini merupakan cara yang paling popular dan banyak dipakai. Konsepnya teknik ini sangat sederhana yaitu dengan menempatkan tanaman dalam sebuah wadah atau tabung dimana akarnya dibiarkan menggantung dalam larutan nutrisi. Sistem ini dapat terus menerus mengalirkan nutrisi yang terlarutdalam air sehingga tidak memerlukan timer untuk pompanya. Selain itu, pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik ini pun masih berlanjut sampai sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *