Berita

Prosiding Workshop Mitigasi Konflik Manusia Dan Satwa Liar Melalui Upaya Pencegahan Di Sekitar Habitat Satwa Liar
Berdasarkan pemikiran tersebut di atas, maka Yayasan Pelestarian Alam dan Kehidupan Liar Indonesia / The Indonesian Wildlife Conservation Foundation (IWF) bermaksud menyelenggarakan kajian tentang “Mitigasi Konflik Manusia dan Satwa Liar Melalui Upaya Pencegahan Di Sekitar Habitat Satwa Liar”. Kajian ini akan terdiri dari tiga kegiatan yang berurutan, yakni workshop untuk bertukar informasi dan menyamakan persepsi antar stakeholder, FGD (Focus Group Discussion), dan sosialisasi.

Survey Cepat Kesesuaian Habitat Dan Populasi Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) di Suaka Alam Dolok Lubuk Raya, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
Survey Cepat Kesesuaian Habitat dan Kebaradaan Populasi Orangutan Tapanuli Di Suaka Alam Dolok Lubuk Raya, dilakukan dalam rangka untuk mengetahui tanda-tanda keberadaan orangutan di kawasan tersebut, setrta analisa pemodelan kesesuaian habitatnya. Kegiatan survey dilakukan atas dukungan dana dan fasilitas dari TFCA-Sumatera, Yayasan Pelestarian Alam dan Kehidupan Liar Indonesia, The Indonesian Wildlife Conservation Foundation (IWF), serta BKSDA-Sumut dan KLHK (Kebijakan, Penguatan dan Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan). Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan estimasi keberadaan orangutan tapanuli dilakukan dengan cara penghitungan jumlah sarang orangutan dengan menggunakan metode transek jalur yang telah ditentukan lokasi dan panjang transeknya.

PELATIHAN KONSERVASI ALAM (PKA) ANGKATAN 41
Kegiatan Pelatihan Konservasi Alam Angkatan 41 diselenggarakan pada tanggal 15- 16 November 2022 bertempat di Areal Usaha PT. Bumi Paseban Alami dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Selabintana Sukabumi. Kegiatan ini dapat terlaksana atas kerjasama antara Yayasan Pelestarian Alam dan Kehidupan Liar Indonesia (IWF), Yayasan Sarana Wana Jaya (YSWJ) cq Pusat Kajian Strategis Kehutanan (PUSKASHUT), PT. Bumi Paseban Alami (BPA), dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP). Pelatihan Konservasi Alam (PKA) bagi guru SD dan MI yang telah dilaksanakan oleh IWF sebanyak 41 kali, dan 4 kali diantaranya dilaksanakan melalui kerja sama antara Yayasan SWJ dan IWF sejak Tahun 2017 sampai dengan 2022.

PELATIHAN KONSERVASI ALAM (PKA) ANGKATAN 42
Pelatihan Konservasi Alam (PKA) Angkatan 42 Tahun 2025 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru dan tenaga pendidik dalam menanamkan nilai-nilai konservasi kepada generasi muda. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panjang PKA yang telah terselenggara sebanyak 42 kali sejak awal penyelenggaraannya, dan untuk kedua kalinya mengambil lokasi di Selabintana, zona pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Pelestarian Alam dan Hidupan Liar Indonesia (IWF), Pusat Pengkajian Strategis Kehutanan (PUSKASHUT)–YSWJ, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), dan PT. Bumi Paseban Alami (BPA). Kegiatan dilaksanakan tanggal 20–21 Agustus 2025 di Resort Wisata Bumi Paseban Alami (BPA), Selabintana, Sukabumi.

